Aku ada Karena CInta

Suatu hari di sawah pinggiran rumah (maklum rumahku memang mewah aka mepet sawah) ada seekor kodok kecil diam, gak jelas apa maksudnya. (Note: yang gak jelas sebenernya yang nge-liat, la wong kodok diliatin kurang kerjaan bagt khanz :D)

Lama juga aku amati si kodok kecil, warna ijo mulus tanpa bintik. Termasuk spesies kodok ijo, yang  oleh sebagian orang suka dimakan. Hemmm, gak habis pikir aku piye mangane…..(mungkin karena aku termasuk aktifis LSKI=Lembaga Sosial Kodok Ijo) yang anti makan daging kodok 😛

Aku berpikir, padahal biasanya males mikir

Kenapa kodok ijo ini harus ada

Makhluk kecil berlendir, yang menurutku agak sedikit menjijikan harus tercipta di dunia

Hum………..

beberapa lama aku terdiam, dan entah mendapatkan ilham dari mana(udah lama gak ketemu ilham :-P)

ada terbersit pikiran dari pertanyaan aneh yang kutanyakan pada diri sendiri

Kodok ijo ini ada karena cinta

Cinta dari Allah SWT yang tak membiarkan ular kelaparan

Cinta dari Bapak dan Ibu nya kodok ijo  yang bersemi setelah rintik-rintik hujan, di dalam genangan air empang

hemmm…., masuk akal pikirku 😀

Lalu kenapa aku harus ada  …..????

Yang jelas aku ada juga karena cinta 🙂

Lalu kenapa juga harus ada rasa benci 🙁

………..